Minggu, 11 Juli 2010

Liputan pondok Aswaja


TEGURAN UNTUK MUBTADA’ DAN KHOBAR
Panitia PORSIANTRI(pekan olahraga dan seni santri) mengadakan lomba membaca kitab yang bertempat di halaman Aswaja. Lomba yang dilaksanakan pada senin malam (21/06) itu diikuti oleh 8 tim yang semua pesertanya adalah santri madrasah diniyah Durrotu Aswaja. dalam lomba tersebut ada 3 aspek penilaian, yang pertama ketepatan membaca, yang kedua analisis nahwu dan shorof dan yang terakhir peserta harus bisa menjelaskan isi dari kitab yang dibacanya. Dewan juri yang merupakan tim asatidz mengaku tidak gampang memberikan nilai, karena hampir semua peserta tampil dengan baik, “wah kalau kayak gini yang bingung jurinya, pesertanya tampil bagus semua, jadi sulit memutuskan juaranya” komentar mbak Rohmah yang merupakan salah satu dewan juri.
Diadakannya lomba ini berkaitan dengan keinginan madin aswaja, supaya semua santri bisa membaca kitab sebagai aplikasi apa yang sudah dipelajari di kelas. Antusiasme para peserta disambut antusias dari para dewan juri dengan tanggapan dan pertanyaan-pertanyaan yang berhubungan dengan isi kitab yang dibacanya. Meski terkadang para peserta belum bisa menjawab dengan baik, seperti yang diutarakan salah satu peserta dari kelas 1, “ tadi tim saya mendapat pertanyaan yang menurut kami sulit, karena kami memang benar-benar gak tahu masalah yang ditanyakan itu bab apa, jadi pesimis karena kami kesulitan menjawab” tuturnya ketika selesai tampil. Meskipun demikian hal itu tidak mengurangi kemeriahan lomba. Karena para supporter tak henti-hentinya memberikan semangat untuk para peserta dengan yel-yel kelas masing-masing, sampai mendapat teguran dari tetangga sekitar pondok saking ramainya.
Hasil lomba diumumkan pada penutupan porsiantri (27/06), sebagai juara 1 adalah tim dari kelas ……….disusul juara berikutnya adalah……………(dian)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar